Oleh: Tifatul Sembiring
(MenKoInfo/Mantan Presiden PKS)
Di mana engkau wahai saudaraku kaum Muslimin
Saat
kaum Yahudi datang merobek-robek rumah kami
Menumpahkan segala jenis bom-bom dan amunisi
Kami bertempur melawan musuh dan dinginnya malam
Dengan tangan-tangan kosong, yang hanya tinggal kepalan
Di mana engkau wahai saudaraku kaum Muslimin
Saat kami berlari-lari di kegelapan
Menghindari desing peluru yang berhamburan
Menyeret kaki berdarah-darah
Yang sobek tertancap besi yang patah
Di mana engkau wahai saudaraku kaum Muslimin
Saat keluarga kami dicerai-beraikan
Oleh panasnya bom fosfor yang melelehkan jangat di badan
Saat aku berdiam menggigil di bawah gundukan
Menanti waktu pagi saat gencatan
Di mana engkau wahai saudaraku kaum Muslimin
Ketika kutemui anak-anak kami terserak bergeletakan
Dengan tubuh lebam penuh luka mematikan
Saat jeritanku pecah, tak lagi tertahankan
Menatap ketiga jasad mereka yang kaku dan diam
Rasa nyeri hati tak mampu kusabarkan
Semalam penuh mereka meraung-raung kesakitan
Menumpahkan segala jenis bom-bom dan amunisi
Kami bertempur melawan musuh dan dinginnya malam
Dengan tangan-tangan kosong, yang hanya tinggal kepalan
Di mana engkau wahai saudaraku kaum Muslimin
Saat kami berlari-lari di kegelapan
Menghindari desing peluru yang berhamburan
Menyeret kaki berdarah-darah
Yang sobek tertancap besi yang patah
Di mana engkau wahai saudaraku kaum Muslimin
Saat keluarga kami dicerai-beraikan
Oleh panasnya bom fosfor yang melelehkan jangat di badan
Saat aku berdiam menggigil di bawah gundukan
Menanti waktu pagi saat gencatan
Di mana engkau wahai saudaraku kaum Muslimin
Ketika kutemui anak-anak kami terserak bergeletakan
Dengan tubuh lebam penuh luka mematikan
Saat jeritanku pecah, tak lagi tertahankan
Menatap ketiga jasad mereka yang kaku dan diam
Rasa nyeri hati tak mampu kusabarkan
Semalam penuh mereka meraung-raung kesakitan
Kini...
Kukecup satu per satu buah hati kami
... dengan tatapan mata perpisahan
Gaza... oh Gaza, dua puluh satu malam
Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.








0 komentar:
Posting Komentar